
Kepemilikan nuklir ternyata tak segampang memiliki sumber energi lain. Dominasi dan penguasaan dari sejumlah negara super power, membuat upaya memilikinya seperti kucing-kucingan. Baik untuk alasan pertahanan dan keperluan sipil, hak untuk menggunakannya, apalagi untuk senjata nuklir, sungguh-sungguh rumit.
Jelas sudah, ancaman senjata nuklir tidak main-main. Perang Dunia sudah membuktikan ketika AS menjatuhkan dua bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Tidak hanya meninggalkan kehancuran fatal, tapi juga kerusakan hebat secara biologis dan psikologis. Baik kepada manusia dalam radius luas maupun jenis kehidupan biologis lainnya si areal yang sama. Trauma itu terus melekat dari generasi ke generasi berikutnya. Sejak itu pula senjata nuklir menjelma sebagai salah satu alat ampuh dalam politik internasional yang memicu perlombaan senjata nuklir.
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.